Andi Suriadi Diamanahkan Jadi Makole Baebunta ke-40

waktu baca 2 menit
Selasa, 9 Des 2025 19:48 0 1169 Mubaraq Adlu

Lanjutkan Kepemimpinan Almarhumah Andi Masita

 

BAEBUNTA — Setelah wafatnya Andi Masita Kampasu Opu Daeng Tawelong yang menjabat sebagai Makole Baebunta ke-39, Kedatuan Luwu bersama masyarakat adat anak suku di Tana Luwu resmi mengamanahkan kepemimpinan kepada Andi Suriadi sebagai Makole Baebunta ke-40.

Sosok yang akrab disapa Opu Andi Suriadi ini dikenal luas di kalangan masyarakat adat maupun masyarakat umum di wilayah Kedatuan Luwu. Reputasinya semakin menonjol ketika beberapa tahun lalu ia dipercaya menjadi pelaksana sementara Kemakolean Matano, menyusul pembekuan dua tokoh adat karismatik saat itu, yakni H. Umar Ranggo sebagai Makole Matano dan H. Andi Baso AM sebagai Makole Nuha.

Dalam masa transisi tersebut, Opu Andi Suriadi mengemban tugas meredam potensi konflik dan menjaga stabilitas. Ia aktif berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, perusahaan yang beroperasi di wilayah itu — PT Vale Indonesia Tbk (sebelumnya PT INCO Tbk) — hingga masyarakat adat anak suku di bawah Kemakolean Matano dan Kemakolean Nuha. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan harmoni adat tetap terjaga di tengah dualisme kepemimpinan kala itu.

Setelah Kemakolean Nuha resmi dihapus dan Kemakolean Matano ditetapkan secara definitif oleh Kedatuan Luwu, Opu Andi Suriadi kembali ke kampung halamannya dan melanjutkan aktivitas kesehariannya.

Dikenal ramah, mudah bergaul, dan komunikatif, Opu Andi Suriadi dianggap sebagai sosok yang mampu menjembatani berbagai kepentingan. Kepribadiannya yang terbuka namun tegas menjadikannya figur penting dalam menjaga marwah dan tatanan adat di Tana Luwu. Penunjukannya sebagai Makole Baebunta ke-40 dipandang sebagai langkah tepat untuk melanjutkan stabilitas dan kehormatan adat yang telah dibangun pendahulunya.