PT Vale Perketat Pengawasan Kualitas Air Danau Towuti Pasca Kebocoran Pipa Minyak

waktu baca 2 menit
Kamis, 11 Sep 2025 14:17 0 1225 Redaksi
 

TOWUTI – Upaya pemulihan pasca kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, terus digencarkan.

Memasuki hari ke-19, PT Vale Indonesia Tbk memperketat pengawasan kualitas air Danau Towuti dengan melibatkan tenaga ahli independen untuk memastikan ekosistem dan sumber air warga tetap terlindungi.

Pada Rabu (10/9/2025), tiga tim ahli dari HAS Environmental diturunkan untuk melakukan pemantauan langsung di danau. Pengambilan sampel air dilakukan di beberapa titik penting, mulai dari area dermaga, bagian tengah danau, muara sungai, hingga tangki air yang digunakan masyarakat.

Pendekatan ini dimaksudkan agar data yang dikumpulkan benar-benar mewakili kondisi riil di lapangan.

Pemantauan Kualitas Air Danau Towuti Pasca-Insiden Pipa Minyak PT Vale (5)

Menurut Tri Wisnu Febrianto, tenaga ahli HAS Environmental, seluruh proses pemantauan mengedepankan metode ilmiah yang tervalidasi.

“Kami memakai peralatan modern untuk memastikan akurasi hasil. Dengan sebaran lokasi yang beragam, data ini menjadi dasar penting dalam menilai keamanan air Danau Towuti bagi lingkungan maupun warga,” terangnya.

Peralatan utama yang digunakan adalah Portable Environmental Quality Monitor (EQM), perangkat yang mampu mengukur kualitas air sekaligus mendeteksi polutan berbahaya seperti sulfur dioksida (SO2) dan senyawa organik volatil (VOC).

Langkah ini sekaligus memastikan udara di sekitar permukiman warga tetap aman dari risiko paparan bahan berbahaya.

Pemantauan Kualitas Air Danau Towuti Pasca-Insiden Pipa Minyak PT Vale (5)

Di daratan, upaya pembersihan tak kalah intensif. Relawan bersama tim SAR Batara Guru Rescue Malili terus bersiaga di titik tujuh sejak dua pekan terakhir, melakukan pembersihan area terdampak setiap hari dari pagi hingga sore.

Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menegaskan pemantauan ketat ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjamin pemulihan lingkungan yang menyeluruh.

“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada aspek yang luput dari perhatian. Dengan pengawasan ilmiah dan data akurat, kami berupaya mengembalikan kepercayaan masyarakat serta menjaga kelestarian Danau Towuti,” jelasnya.

Pemantauan Kualitas Air Danau Towuti Pasca-Insiden Pipa Minyak PT Vale (5)

Hingga hari ke-19, tercatat 220 aduan warga dari enam desa terdampak, dan sebanyak 48 persen di antaranya telah ditangani.

Capaian ini disebut menjadi bukti keseriusan PT Vale dalam merespons kebutuhan masyarakat sekaligus mengawal proses pemulihan secara transparan dan berkelanjutan. (*)