PT Vale Libatkan Warga dalam Bersihkan Sungai Terdampak Minyak

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Sep 2025 16:38 0 1196 Redaksi
 

TOWUTI – Upaya pemulihan pasca kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, terus diperkuat dengan melibatkan partisipasi langsung masyarakat.

PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mengajak puluhan warga dari desa terdampak untuk bersama-sama membersihkan sisa minyak di aliran sungai.

Selama lima hari terakhir, tercatat 60 warga Desa Lioka dan Desa Baruga dibagi dalam dua kelompok kerja bergiliran, masing-masing terdiri dari 30 orang, yang fokus membersihkan material minyak di sepanjang sungai.

“PT Vale tidak hanya datang untuk membersihkan, tapi juga mengajak kami bergabung. Kami merasa dihargai karena ikut dilibatkan dalam memulihkan lahan dan air yang kami gunakan sehari-hari,” kata Ali Bastian, petani asal Dusun Molindowe.

Hal senada disampaikan Asrul Akhmad, warga Desa Matompi, yang menilai keterlibatan masyarakat dalam proses pemulihan memberi rasa kepastian.

“Pendataan yang dilakukan sangat membantu, karena sawah kami yang terdampak tercatat resmi. Ada keyakinan bahwa masalah kami tidak diabaikan,” ujarnya.

Selain kerja bakti warga, PT Vale bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga mencatat 126 laporan aduan resmi dari masyarakat yang terdampak. Laporan ini mencakup 42 lahan sawah, 28 kebun, 19 empang, serta 37 kasus terkait akses air bersih dan peternakan.

Head of External Relation PT Vale, Endra Kusuma, menegaskan bahwa pendekatan gotong royong yang melibatkan warga menjadi bagian penting dari strategi pemulihan.

“Partisipasi masyarakat adalah kunci. Dengan keterlibatan langsung, proses pemulihan tidak hanya transparan, tapi juga memberi rasa memiliki bagi warga,” jelasnya.

Ke depan, PT Vale berkomitmen melanjutkan pemulihan berbasis data ilmiah dan solidaritas warga, demi mengembalikan ekosistem Towuti serta menjaga keberlanjutan hidup masyarakat di sekitarnya. (*)