Patahudding Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Luwu, Tekankan Patriotisme dan Empati

waktu baca 3 menit
Kamis, 29 Okt 2026 13:38 0 1151 Redaksi
 

BELOPA — Pemerintah Kabupaten Luwu memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 melalui upacara di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Rabu (28/10/2026).

Momentum ini menjadi ajakan bagi generasi muda untuk memperkuat persatuan, membangun karakter, dan mengambil peran nyata dalam memajukan bangsa.

Upacara dipimpin Bupati Luwu, H. Patahudding yang membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Luwu tersebut mengusung tema “Patriotik, Gigih, dan Berempati, Pemuda untuk Indonesia”.

Dalam sambutan itu, Patahudding menyampaikan bahwa 98 tahun silam, para pemuda Indonesia telah mengikrarkan janji yang menyatukan perbedaan, memperkuat perjuangan, dan meneguhkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa.

Semangat Sumpah Pemuda, menurut pesan tersebut, harus terus diwujudkan dalam karakter, sikap, dan tindakan nyata generasi penerus bangsa, bukan sekadar dikenang sebagai peristiwa sejarah.

Kemajuan Bangsa Berawal dari Karakter

Sambutan Menpora yang dibacakan Patahudding menekankan bahwa kemajuan Indonesia tidak cukup diukur dari pembangunan fisik, kecanggihan teknologi, maupun kekayaan material.

BACA JUGA:  Tokoh Perempuan Luwu Hj Asni Dorong Kebangkitan Wirausaha Muda, Tekankan Pentingnya Kreativitas dan Riset Pasar

Fondasi kemajuan sejati terletak pada kualitas manusia, karakter yang kuat, kecintaan terhadap tanah air, semangat pantang menyerah, dan kepedulian terhadap sesama.

“Karena itu, kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati. Generasi yang mencintai Indonesia bukan hanya dengan kata-kata, tetapi melalui pengabdian dan tindakan nyata,” demikian pesan dalam sambutan tersebut.

Tiga karakter itu memiliki makna yang saling melengkapi. Patriotisme diwujudkan melalui pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kegigihan berarti tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan maupun kegagalan. Sementara empati mendorong generasi muda untuk peka terhadap kesulitan orang lain dan bersedia membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya, kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya, dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” menjadi salah satu pesan penting dalam sambutan tersebut.

BACA JUGA:  Syukuran Bersama Warga Kamanre, Bupati Luwu Ajak Masyarakat Jaga Persatuan Pascapolitik

Pemuda Didorong Berani Bermimpi dan Siap Melayani

Patahudding juga membacakan pesan yang mengajak generasi muda untuk berani bermimpi besar, bekerja keras, serta terus mengembangkan kemampuan dalam menghadapi tantangan zaman.

Pemuda diharapkan menjadi generasi yang kuat tanpa kehilangan kelembutan hati, berani memimpin sekaligus bersedia melayani, serta mampu membela bangsa sambil tetap peduli terhadap sesama.

Ilmu pengetahuan, karya, dan pengorbanan pun diharapkan menjadi bukti nyata kecintaan terhadap Indonesia.

Dalam pesan penutupnya, Menpora mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Sumpah Pemuda sebagai momentum memperkuat persatuan dan solidaritas, sekaligus membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk berkarya dan berkontribusi bagi daerah maupun bangsa.

“Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026. Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan. Sebab, masa depan bangsa bukan hanya sesuatu yang akan kita temui, tetapi sesuatu yang sedang kita bangun bersama,” demikian pesan penutup sambutan yang dibacakan Bupati Luwu.

BACA JUGA:  Bupati Luwu Kukuhkan 127 Pejabat, Tegaskan Penataan Organisasi Bukan Promosi Jabatan

Dihadiri Unsur Forkopimda dan Pelajar

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 tingkat Kabupaten Luwu tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Muh. Rudi, Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta Ketua TP-PKK Kabupaten Luwu Ny. Hj. Kurniah Patahudding.

Hadir pula Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Luwu Ny. Rafika Liakat Rudi, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), kepala sekolah, guru, siswa-siswi, tokoh pemuda, dan undangan lainnya.

Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap semangat Sumpah Pemuda terus tumbuh di kalangan pelajar dan generasi muda.

Mereka diharapkan menjadi pribadi yang berkarakter, berprestasi, peduli terhadap lingkungan sosial, serta siap mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing. (*)