Gotong Royong Warga dan Perusahaan Percepat Pemulihan Kebocoran Pipa Minyak PT Vale
TOWUTI — Hampir tiga pekan setelah kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, proses pemulihan terus menunjukkan perkembangan positif.
Pemulihan ini tidak hanya ditopang oleh langkah cepat PT Vale Indonesia Tbk, tetapi juga oleh solidaritas masyarakat serta dukungan penuh pemerintah daerah dan MIND ID.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyebut insiden kebocoran diduga akibat pergeseran tanah pascagempa. Ia menegaskan bahwa keterlibatan warga bersama perusahaan membuat penanganan berjalan efektif.
“Alhamdulillah, apa yang menjadi tuntutan masyarakat sudah direspons dengan baik. Biaya dan kebutuhan yang diajukan melalui pemerintah daerah juga telah dipenuhi,” ujarnya saat meninjau perkembangan pemulihan, Senin (8/9/2025).
Untuk memastikan keterbukaan, Posko Pengaduan & Informasi yang beroperasi di Kantor Camat Towuti beserta hotline 24 jam telah menerima 191 aduan resmi.
Seluruh laporan diproses secara terukur, menjadi bukti bahwa setiap keluhan masyarakat mendapat perhatian serius.
Solidaritas warga tercermin dari peran Munir, pensiunan kontraktor PT Vale berusia 60 tahun.
Selama sembilan hari terakhir, ia memimpin relawan lokal menyusuri sungai sepanjang 2,1 kilometer dari Pos 7 hingga Pos 9 untuk membersihkan sisa dampak insiden.
Kehadiran Munir dan timnya menjadi simbol bahwa pemulihan Towuti adalah kerja bersama lintas generasi.

Dukungan juga datang dari Maroef Sjamsoeddin, Direktur Utama MIND ID, yang meninjau langsung kondisi di Desa Lioka. Ia menilai partisipasi aktif masyarakat bersama perusahaan dan pemerintah berhasil menekan dampak lingkungan.
“Ini memang kehendak alam, tetapi bisa menjadi pelajaran penting. Dengan mitigasi terpadu, kita akan lebih siap menghadapi situasi serupa di masa mendatang,” ungkap Maroef.
Sejak hari pertama, tim PT Vale berada di garis depan penanganan. Endra Kusuma, Head of External Relations PT Vale, menegaskan pemulihan ini tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga momentum memperkuat kepercayaan publik.
“Kami berkomitmen memastikan setiap langkah pemulihan berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran dengan dukungan pemerintah serta masyarakat,” tegasnya.
Tiga pekan pasca-insiden, Towuti mulai pulih berkat kolaborasi erat antara warga, perusahaan, dan pemerintah.
Solidaritas yang lahir dari kebersamaan ini bukan hanya mengembalikan kondisi lingkungan, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa depan. (*)