Larandu Cup Bertahan Sejak 1988, Bupati Luwu Siapkan Lapangan Voli Permanen

waktu baca 2 menit
Kamis, 2 Jul 2026 15:25 0 1183 Redaksi
 

SULI – Turnamen Bola Voli Larandu Cup kembali membuktikan dirinya sebagai salah satu kompetisi olahraga rakyat paling bertahan di Kabupaten Luwu.

Digelar secara konsisten sejak 1988, ajang yang lahir dari semangat swadaya masyarakat itu kembali ditutup meriah di Desa Murante, Kecamatan Suli, Rabu (1/7/2026).

Ratusan warga memadati arena pertandingan untuk menyaksikan laga penutup sekaligus seremoni penutupan yang dihadiri langsung Bupati Luwu H. Patahudding bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Luwu Ny. Hj. Kurniah Patahudding, Ketua Bidang I TP PKK Ny. Nila Sari Devi, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Direktur RSUD Batara Guru dr. Daud, Plt. Kepala Dinas Kominfo Imran, Camat Suli Amnur, Kepala Desa Murante, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para atlet.

Ketua panitia menyampaikan bahwa Larandu Cup telah menjadi bagian dari identitas masyarakat Dusun Larandu selama hampir empat dekade. Keberlangsungan turnamen tersebut sepenuhnya ditopang oleh semangat gotong royong warga.

“Larandu Cup adalah kebanggaan kami. Turnamen ini bisa terus berjalan berkat dukungan seluruh masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Seluruh anggaran pelaksanaan berasal dari swadaya dan sumbangsih keluarga petani di Dusun Larandu,” ujarnya.

Bupati Luwu H. Patahudding memberikan apresiasi atas konsistensi masyarakat yang mampu menjaga tradisi olahraga tersebut hingga tetap eksis selama puluhan tahun.

Menurutnya, Larandu Cup bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang mempererat persaudaraan, membangun karakter generasi muda, sekaligus menjaga nilai-nilai budaya kebersamaan yang telah lama menjadi ciri masyarakat Luwu.

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Luwu selalu menjunjung tinggi budaya, etika, dan kebersamaan. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Murante, panitia pelaksana, serta para pemuda yang telah mendedikasikan tenaga dan pikirannya sehingga kegiatan ini berjalan dengan sukses,” kata Patahudding.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga membawa kabar menggembirakan bagi masyarakat Desa Murante. Ia meminta Camat Suli segera menyiapkan lahan yang layak untuk pembangunan lapangan bola voli permanen.

Fasilitas olahraga tersebut, kata Bupati, akan diusulkan masuk dalam Anggaran Pokok Tahun 2027 sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pembinaan olahraga masyarakat.

“Saya minta Pak Camat segera mencari lahan yang layak. Insya Allah pembangunan lapangan voli permanen akan kita masukkan dalam anggaran Tahun 2027 agar masyarakat Larandu memiliki fasilitas olahraga yang representatif,” tegasnya yang disambut tepuk tangan meriah warga.

Komitmen tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat Murante. Setelah hampir 40 tahun mempertahankan Larandu Cup melalui swadaya, turnamen legendaris itu kini berpeluang memiliki arena permanen yang diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet bola voli berbakat dari Kabupaten Luwu sekaligus menjaga keberlanjutan tradisi olahraga yang telah mengakar di tengah masyarakat. (*)