Bupati Luwu Salurkan Seragam Gratis Plus, Luncurkan Hari Literasi dan Sekolah Sehat

waktu baca 3 menit
Kamis, 15 Okt 2026 22:12 0 1152 Redaksi
 

LUWU — Pemerintah Kabupaten Luwu memperkuat program prioritas di bidang pendidikan melalui penyerahan bantuan seragam gratis plus, peluncuran Hari Literasi, dan pencanangan Sekolah Sehat di SD Negeri 59 Noling, Kamis (15/10/2026).

Bupati Luwu, H. Patahudding, bersama Ketua Forum Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Kabupaten Luwu, Hj. Kurniah Patahudding, dan rombongan meninjau pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman bagi peserta didik.

Dalam kegiatan itu, Patahudding menyerahkan secara simbolis bantuan seragam gratis plus yang mencakup baju seragam, sepatu, dan tas sekolah.

Program ini ditujukan untuk meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di Kabupaten Luwu.

“Program ini menjadi salah satu prioritas kami karena tidak ingin ada anak-anak di Kabupaten Luwu yang tidak bersekolah hanya karena keterbatasan ekonomi, termasuk karena tidak mampu membeli seragam dan perlengkapan sekolah,” ujar Patahudding.

BACA JUGA:  Larandu Cup Bertahan Sejak 1988, Bupati Luwu Siapkan Lapangan Voli Permanen

Ia meminta agar program-program pemerintah daerah disosialisasikan secara luas kepada masyarakat, terutama orang tua siswa, sehingga tujuan dan manfaatnya dapat dipahami dengan baik.

Pendidikan Karakter Jadi Perhatian

Patahudding menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi proses belajar anak.

Menurutnya, pendidikan perlu diimbangi dengan pembentukan karakter sejak usia dini. Guru dan orang tua diharapkan bekerja sama menanamkan nilai sopan santun, etika, penghormatan kepada orang yang lebih tua, serta kepedulian terhadap lingkungan.

“Pendidikan bukan hanya soal pelajaran di kelas, tetapi juga bagaimana membentuk karakter anak sejak dini. Karena itu, peran guru dan orang tua harus berjalan bersama,” tegasnya.

Sekolah Sehat Didorong Lewat Kolaborasi

BACA JUGA:  KKLR Sulsel Buka Suara soal Investasi Tambang dan Hilirisasi di Luwu Raya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Luwu, Andi Palanggi, menjelaskan bahwa pencanangan Sekolah Sehat mencakup sejumlah kegiatan, antara lain pengelolaan sampah, pemanfaatan pekarangan sekolah, pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), serta pengelolaan kantin yang sehat dan bersih.

Pelaksanaan program ini turut melibatkan Dinas Kesehatan, termasuk untuk mendukung pemeriksaan kesehatan gratis secara berkala bagi peserta didik.

Sebagai bagian dari penerapan lingkungan sekolah yang sehat dan produktif, Bupati Luwu bersama rombongan juga meninjau kebun sayur sekolah.

Pemanfaatan pekarangan tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang bersih sekaligus memberikan pengalaman belajar bagi siswa.

Dalam kegiatan yang sama, rombongan membagikan masker kepada para siswa sebagai bentuk perhatian terhadap kesehatan peserta didik.

Hari Literasi untuk Menumbuhkan Minat Baca

Selain program seragam gratis dan Sekolah Sehat, kegiatan di SD Negeri 59 Noling juga ditandai dengan peluncuran Hari Literasi.

BACA JUGA:  Bupati Luwu Kukuhkan 127 Pejabat, Tegaskan Penataan Organisasi Bukan Promosi Jabatan

Program ini diharapkan dapat menumbuhkan budaya membaca dan meningkatkan minat belajar siswa sejak dini. Penguatan literasi menjadi bagian dari upaya membangun fondasi pendidikan yang mendukung perkembangan pengetahuan dan kemampuan peserta didik.

Patahudding berharap seluruh program prioritas pendidikan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan kepala sekolah, guru, orang tua, pemerintah desa, dan masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan kawasan sekitarnya agar proses belajar mengajar berlangsung dalam suasana yang sehat, aman, dan nyaman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Forum KKS Kabupaten Luwu, Nilasari Dhevy; Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kabupaten Luwu, Imran; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Rosnawary; Camat Bua Ponrang, Bunawar Paemo; serta unsur pemerintah kecamatan, desa, tenaga pendidik, dan pihak terkait lainnya. (*)