PT KITLT Gerak Cepat Bantu Korban Kebakaran yang Hanguskan 48 Rumah di Sorowako

waktu baca 2 menit
Kamis, 28 Agu 2025 22:33 0 1157 Redaksi
 

NUHA – Kepedulian terhadap warga terdampak kebakaran di Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, terus berdatangan. Di tengah masa tanggap darurat, bantuan kemanusiaan dari berbagai pihak mulai memenuhi posko yang didirikan untuk membantu para korban.

Salah satu bantuan datang dari PT Kawasan Industri Terpadu Luwu Timur (KITLT). Manajemen perusahaan bergerak cepat mengumpulkan kebutuhan pokok dan perlengkapan untuk kemudian disalurkan langsung kepada warga terdampak.

Sebanyak tiga unit mobil diberangkatkan dari kantor PT KITLT di Malili menuju Sorowako. Kendaraan tersebut membawa berbagai jenis bantuan, mulai dari makanan dan minuman hingga pakaian layak pakai.

Setibanya di Sorowako, bantuan tersebut langsung didistribusikan ke posko bencana yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Manajer Operasional PT KITLT, Ancong Taruna Negara, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap warga yang tengah menghadapi musibah.

“Alhamdulillah, dalam waktu singkat manajemen perusahaan berhasil mengumpulkan berbagai jenis sumbangan. Bantuan berupa makanan, minuman dan pakaian untuk korban berhasil terkumpul. Setelah kita kemas, langsung kita antar ke posko bencana,” kata Ancong, Kamis (28/8/2025).

Menurut Ancong, kebakaran yang menghanguskan 48 rumah warga tersebut menjadi musibah besar bagi masyarakat Sorowako. Kondisi para korban yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda mendorong perusahaan untuk ikut memberikan bantuan.

“Kami sangat prihatin dengan musibah kebakaran yang menghanguskan 48 rumah warga tersebut. Kami merasa tersentuh dengan musibah ini untuk memberikan bantuan buat para korban,” ujarnya.

Ia menyadari bantuan yang diberikan PT KITLT belum dapat memenuhi seluruh kebutuhan warga yang terdampak. Namun, perusahaan berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban selama masa pemulihan.

“Kami sadar bahwa bantuan kemanusiaan ini belum bisa memenuhi semua kebutuhan para korban bencana kebakaran. Namun, setidaknya ini bisa meringankan beban para korban untuk sementara waktu,” katanya.

Ancong juga berharap penanganan pascabencana dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi sehingga warga terdampak dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal.

“Semoga pemerintah daerah mempercepat proses pemulihan pascabencana sehingga para korban bisa beraktivitas secara normal kembali,” pungkasnya. (*)