Listan ke JFK: Hormati Perjuangan Provinsi Luwu Raya!

waktu baca 3 menit
Minggu, 19 Jul 2026 10:15 0 1257 Mubaraq Adlu
 

LUWU – Tokoh pemuda Luwu Raya, Listan, meminta Anggota DPR RI Frederick Kalalembang (JFK) menghormati perjuangan panjang masyarakat Luwu Raya dalam mewujudkan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Pernyataan itu disampaikannya menyusul kembali mengemukanya wacana memasukkan wilayah Toraja ke dalam calon Provinsi Luwu Raya.

Dalam keterangannya di Belopa, Sabtu (18/7/2026), Listan menegaskan bahwa usulan tersebut bukan bagian dari agenda perjuangan yang selama ini dibangun oleh seluruh elemen masyarakat Luwu Raya.

“Perjuangan Provinsi Luwu Raya memiliki sejarah panjang dan telah melalui berbagai tahapan. Karena itu, kami meminta semua pihak, termasuk Bapak Frederick Kalalembang, untuk menghormati perjuangan yang telah menjadi konsensus masyarakat Luwu Raya,” ujar Listan.

Menurutnya, komposisi wilayah calon Provinsi Luwu Raya telah lama menjadi kesepakatan bersama dan tidak pernah memasukkan wilayah Toraja sebagai bagian dari usulan pembentukan provinsi baru tersebut.

“Tidak ada Toraja dalam agenda pembentukan Provinsi Luwu Raya. Hanya ada Luwu, Palopo, Luwu Tengah, Luwu Utara dan Luwu Timur. Itu sudah final dan menjadi garis perjuangan yang selama ini kami pegang,” tegasnya.

Listan mengaku prihatin karena wacana tersebut kembali mencuat di tengah menguatnya optimisme terhadap perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya.

Ia menilai momentum saat ini justru harus dimanfaatkan untuk memperkuat dukungan terhadap agenda yang telah lama diperjuangkan, bukan menghadirkan usulan baru yang berpotensi memunculkan polemik.

Optimisme tersebut, lanjutnya, semakin menguat setelah Tim Pemekaran Badan Pekerja Pembentukan Daerah Otonom Baru (BPP DOB) Provinsi Luwu Raya melakukan audiensi dengan Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman.

Listan mengapresiasi langkah Tim BPP DOB tersebut karena dinilai berhasil membawa isu pembentukan Provinsi Luwu Raya ke level pembahasan yang lebih strategis di tingkat nasional.

“Pertemuan itu merupakan kemajuan besar. Ini menunjukkan bahwa perjuangan Provinsi Luwu Raya semakin mendapat perhatian di tingkat pemerintah pusat dan membuka harapan baru bagi masyarakat Luwu Raya,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan seluruh Wija to Luwu agar tetap menjaga soliditas perjuangan dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang dapat mengaburkan tujuan utama pembentukan Provinsi Luwu Raya.

“Saat perjuangan semakin dekat pada titik penting, kita harus semakin solid. Jangan sampai ada agenda lain yang justru membelokkan arah perjuangan yang telah disepakati bersama selama ini,” pungkas Listan.

Senada dengan Listan, Wakil Sekretaris BPP DOB Luwu Raya, Udhi Hamun, menegaskan bahwa konsep Provinsi Luwu Raya hanya terdiri atas Luwu, Palopo, Luwu Utara, Luwu Timur dan Luwu Tengah yang masih berstatus CDOB.

“Tidak pernah ada nama Toraja atau Toraja Utara di konsep Provinsi Luwu Raya. Itu sudah final dan ditegaskan kepada KSP Pak Jenderal Dudung saat audiensi BPP DOB beberapa waktu lalu,” tegas Udhi. (*)