Pimpin Apel HLH Sedunia, Bupati Luwu Dorong Gerakan Indonesia ASRI dan Aksi Nyata Lingkungan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 6 Jun 2026 20:36 0 1155 Redaksi
 

LUWU — Bupati Luwu, H. Patahudding, memimpin Apel Bersama Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tingkat Kabupaten Luwu Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran Gerakan Nasional Indonesia ASRI serta kerja bakti lingkungan.

Kegiatan tersebut berlangsung di Tribun Lapangan Andi Djemma Belopa, Sabtu (6/6/2026).

Peringatan HLH Sedunia Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Dalam kesempatan itu, Bupati Luwu membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia yang mengusung tema “Act Now for Climate” atau “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.

Sambutan tersebut menegaskan bahwa peringatan HLH tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi dorongan aksi nyata dalam menghadapi tantangan perubahan iklim.

Salah satu fokus utama adalah perubahan paradigma pengelolaan sampah dari pendekatan hilir menuju penguatan dari sumbernya.

“Penanganan sampah tidak boleh lagi hanya bertumpu pada pendekatan hilir. Kita harus mengubah paradigma tata kelola sampah secara menyeluruh. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan Gerakan Pemilahan Sampah dari Rumah Tangga untuk Indonesia ASRI,” demikian kutipan sambutan Menteri Lingkungan Hidup yang dibacakan Bupati Luwu.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Gerakan Indonesia ASRI diharapkan menjadi budaya baru dalam membangun kesadaran dan etika lingkungan di tengah masyarakat.

Momentum ini juga menjadi ajakan untuk melakukan “pertobatan ekologis”, yakni memperbaiki hubungan manusia dengan alam serta menanamkan tanggung jawab lingkungan bagi generasi mendatang menuju Indonesia Emas 2045.

Pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan gerakan ini membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga lingkungan.

Sinergi pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu menjadikan Indonesia sebagai climate leader melalui aksi sederhana dari rumah tangga.

Usai apel, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu, Iqbal Halwi, melaporkan bahwa hasil kerja bakti menghasilkan 2,7 ton sampah yang dikumpulkan dan diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Angka tersebut menjadi bukti nyata tingginya partisipasi masyarakat dalam aksi bersih lingkungan.

Bupati Luwu bersama Wakil Bupati Muh. Dhevy Bijak Pawindu kemudian meninjau langsung pelaksanaan kerja bakti di sejumlah titik di Kecamatan Belopa.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, Pj Sekda Muhammad Rudi, unsur Forkopimda, OPD, organisasi wanita, badan usaha, serta pelajar. (*)